Semua

10 Nutrisi Yang Dibutuhkan Ketika Hamil

Nutrisi merupakan hal yang harus diperhatikan ketika memasuki masa kehamilan. Hal ini bisa didapatkan dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari sehingga bisa menjaga kesehatan janin. Ada penelitian yang menunjukkan bahwasanya nutrisi yang didapatkan pada masa kehamilan sangat mempengaruhi kesehatan kandungan dalam jangka pendek maupun jangka panjang pada bayi secara signifikan.Tak hanya itu, nutrisi sehat tepat yang dikonsumsi calon ibu dan calon ayah pun merupakan salah satu cara cepat hamil secara alami loh!

Dengan demikian maka kebutuhan nutrisi ibu hamil harus dipenuhi dengan baik. Pada dasarnya ada banyak sekali jenis nutrisi yang harus dikonsumsi selama hamil sehingga bisa membantu untuk menjaga kesehatan kandungan serta menjaga kesehatan ibu hamil itu sendiri.

Nutrisi Vitamin Untuk Ibu Hamil

Berikut ini merupakan 10 nutrisi yang sangat penting untuk didapatkan oleh ibu hamil.

– Vitamin A

Perlu diketahui bahwasanya vitamin A ini memiliki peran yang sangat besar untuk menjaga kesehatan paru-paru dan ginjal. Selain itu vitamin A juga mampu untuk menjaga sistem imun pada tubuh serta mampu memproduksi hemoglobin sehingga tidak mudah untuk terserah anemia. Untuk ibu hamil maka membutuhkan vitamin A sebanyak 770 mikrogram. Jika ingin mendapatkan asupan nutrisi vitamin A maka bisa dengan mengonsumsi banyak sekali makanan. Misalnya adalah telur, keju, susu, labu, sayuran hijau, wortel, dan ubi jalar. Vitamin A juga bisa didapatkan pada jenis buah-buahan seperti alpukat, pepaya, dan apel.

– Vitamin B12

Vitamin B12 ini sangatlah berperan dalam memperbaiki jaringan jaringan tubuh yang rusak. Selain itu juga berperan besar dalam memproduksi serta metabolisme asam amino dimana ini adalah senyawa organik pembentuk protein yang merupakan peran utama untuk pertumbuhan janin. Energi serta produksi lemak juga bisa dibantu dengan mengonsumsi vitamin B, apalagi vitamin B ini juga berfungsi untuk melakukan sintesis hemoglobin dan juga mengoptimalkan kinerja dari pankreas. Ibu hamil membutuhkan 2,6 mikrogram vitamin B yang bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti salmon, kepiting, sarden, daging sapi, yoghurt, dan kerang.

– ┬áVitamin B6

Vitamin B6 juga sangat penting untuk membantu menjaga kesehatan kandungan. Peran dari vitamin B6 ini adalah untuk membentuk hemoglobin pada tubuh sehingga bisa meminimalisasi morning sickness dan rasa mual yang dialami oleh ibu hamil. Vitamin ini memiliki kandungan B6 atau piridoksin yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Sumber-sumber vitamin B6 bisa didapatkan dalam ikan, telur, kubis, ayam, wortel, brokoli, pisang, dan kacang-kacangan.

– Vitamin C

Perlu diketahui bahwasanya vitamin ini merupakan vitamin antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari racun yang asalnya dari lingkungan sekitar. Vitamin ini sangat dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak janin serta mampu untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Bagi wanita hamil dibutuhkan sekitar 85 mg kandungan vitamin C yang bisa didapatkan dari berbagai sumber. Misalnya adalah jeruk, pepaya, brokoli, melon, dan lain sebagainya.

– Vitamin D

Ternyata vitamin D ini memiliki peran untuk menjaga stamina dan sistem imun pada bayi yang dikandung. Sedangkan untuk ibu hamil vitamin D ini memiliki fungsi untuk mengurangi risiko penyakit tulang. Apalagi masa kehamilan merupakan masa dimana banyak sekali keluhan yang dirasakan oleh tubuh sehingga kesehatan ibu hamil itu sendiri harus dijaga dengan baik. Untuk mendapatkan asupan vitamin D maka bisa didapatkan dari ikan tuna, udang, susu, kedelai, dan salmon.

Nutrisi Non Vitamin Untuk Ibu Hamil

– Kalsium

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil adalah kalsium. Kalsium berfungsi untuk membantu pembentukan tulang serta gigi dan juga mampu memaksimalkan fungsi dari otot, pembuluh darah, hormon, dan saraf. Kalsium RDA yang dibutuhkan oleh wanita hamil adalah sekitar 1000 mg yang bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti tahu, yoghurt, bik choy, brokoli, dan lain sebagainya.

– Folat

Sangat dibutuhkan oleh ibu hamil karena mampu untuk mengatur kadar asam amino serta mampu mengoptimalkan pembentukan DNA dan juga RNA. Selain itu folat juga berfungsi untuk mendukung kinerja pankreas, otak, dan sel-sel ginjal, serta mampu untuk mencegah terjadinya cacat tabung saraf. Kebutuhan folat bagi ibu hamil sekitar 600 mikrogram dan bisa didapatkan dari lentil, bayam, kacang-kacangan, dan jus jeruk.

– Zat Besi

Zat besi berperan untuk mengoptimalkan transfer oksigen pada janin serta memproduksi energi sel yang mampu untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada ibu hamil dan janin. Bagi wanita hamil yang sedang mengandung usia tua maka sangat cocok dan disarankan untuk selalu mengonsumsi zat besi. Sumber-sumber zat besi yang bisa didapatkan adalah melalui tahu, daging sapi, bayam, kacang merah,  dan lain sebagainya.

– Magnesium

Magnesium mampu meningkatkan produksi energi lemak sertakan karbohidrat, kromosom dan membran sel, integritas struktur tulang, dan mengontrol gula darah. Magnesium yang dibutuhkan oleh wanita hamil yakni sekitar 310 mg untuk usia 19 hingga 30 tahun, serta 320 MG untuk wanita di atas 31 tahun. Selain itu magnesium juga mampu menstabilkan detak jantung dan mengatur kontraksi otot. Kandungan magnesium ini bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti bayam, kedelai, salmon, dan biji labu.

– Seng

Saling membantu menjaga kesehatan jantung, saraf, pankreas, dan ginjal. Selain itu juga mampu untuk meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil. Kandungan seng yang dibutuhkan oleh wanita hamil yakni sekitar 60 mikrogram per hari dan bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti udang, beras merah, salmon, kepiting telur, dan lain sebagainya. Asupan nutrisi seng ini harus benar-benar diperhatikan dengan baik karena sangat membantu menjaga kesehatan organ organ dalam.

Itulah 10 nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjaga kesehatan kandungan. Pada dasarnya untuk mendapatkan sumber nutrisi ini tidaklah sulit karena bahan-bahan tersebut sangat mudah untuk didapatkan. Usahakan untuk selalu mengonsultasikan asupan nutrisi kepada dokter atau bidan sehingga bisa mengatur pola makan dengan baik.

Continue Reading